Warga Berharap Pemkab Segera Bantu Tiga Kampung di Distrik Hagio
Warga Distrik Hogio meninjau kebun yang rusak akibat diterjang banjir (suarapapua.com)

Kabupaten Yahukimo, Papua mengalami bencana longsor dan banjir, lokasi bencana tersebut terletak pada tiga kampung di distrik Hogio. Masyarakat berharap pemerintah segera memperhatikan dan memberikan bantuan dengan segera.

Karena kebun, ternak dan rumah milik warga setempat tak luput dari bencana alam ini membuat warga harus segera mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Salah satu intelektual muda dari distrik Hogio, yaitu Usman Kabak menjelaskan bawah bencana melanda tiga kampung akibat hujan lebat selama beberapa hari. Karena memang cuaca beberapa hari kebelakang cukup buruk untuk wilayah Papua.

“Masyarakat di distrik Hogio sedang diperhadapkan dengan bencana alam sejak minggu lalu,” kata Usman yang berada di kediamannya pada, Kamis (4/3/2011).

Dampak bencana alam menurutnya cukup besar. Selain kebun-kebun, ada juga ternak babi tersapu air banjir dan longsor.

“Akibat hujan deras selama seminggu terjadi bencananya longsor dan banjir. Pertama terjadi pada tanggal 24 Februari sampai tanggal 2 kemarin, sasarannya rumah, kebun dan ternak milik warga tiga kampung di distrik Hogio,” jelasnya.

Baca Juga : Gelar Festival Makan Papeda Tahun 2021 di Kampung Abar Papua

Ia enggan menjelaskan lebih lanjut karena memperoleh laporan melalui komunikasi handy talky (HT) yang belum lengkap.

“Kami terima informasi juga melalui HT, karena di tiga kampung itu tidak ada jaringan seluler untuk bisa telepon.”

Meski saat ini agak kesulitan, Usman berharap, ada upaya lain agar bisa mendapatkan foto atau gambar kejadian bencana tersebut.

“Ini sangat penting supaya kami memberikan kepastian kepada pemerintah daerah,” harapnya.

Membentuk Tim Untuk Bekerja Membantu Warga Distrik Hogio

Baca juga: Masyarakat Paniai Kecewa Tak Dapat Bansos Tunai (BST) Covid-19

Dengan informasi tersebut sebuah tim telah dibentuk yang selanjutnya bekerja untuk membantu warga korban dengan melaporkan ke pemerintah daerah agar ada perhatian serius.

“Tugas mendesak kami saat ini adalah bagaimana bisa dapat video maupun foto bencana itu. Setelah sudah ada, kami harap ada bantuan kemanusiaan,” imbuh Usman.

Senada, Ismail Payage, koordinator tim bencana alam distrik Hogio, menyarankan pemerintah daerah melalui instansi teknis terkait segera memperhatikan kebutuhan warga terdampak bencana alam tersebut.

“Harus bantu sembako dan kebutuhan lainnya yang bisa bermanfaat bagi masyarakat yang kena dampak bencana,” pinta Ismail.

Untuk itu, rencananya tim akan berusaha laporkan ke beberapa instansi terkait dengan bencana alam dan bantuan sosial.

“Supaya segera bantu warga tiga kampung di distrik Hogio.”