Warga Papua Barat Periksa Kesehatan Rutin Untuk Mencegah Covid-19
Beritapapua.id - Warga Papua Barat Periksa Kesehatan Rutin Untuk Mencegah Covid-19 - Antara

Warga Papua Barat Periksa Kesehatan Rutin Untuk Mencegah Covid-19 – Juru bicara Pemerintah Provinsi Papua Barat pada Penanganan Covid-19, dr Arnold Tiniap menyarakan masyarakat di daerah itu secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mencegah risiko buruk akibat terpapar Covid-19. Menyusul sebagian besar pasien Covid-19 yang meninggal di daerah Papua Barat memiliki penyakit penyerta.

“Sebagian besar pasien Covid-19 yang meninggal di daerah ini memiliki penyakit penyerta. Untuk itu, kontrol kesehatan lengkap dan sebaiknya itu rutin dilakukan minimal setahun sekal sehingga kita tahu status kesehatan kita dan bisa mencegah agar tidak memburuk,” kata dr Arnold Tiniap di Manokwari, Kamis (19/11/2020).

dr Arnold Tiniap yang juga menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Papua Barat ini menuturkan bahwa  sebagian besar masyarakat enggan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin sehingga mereka tidak sadar adanya bibit penyakit kronis di tubuh. Padahal dari sebagian besar kasus Covid-19 yang selama ini ditangani, penyakit penyerta sangat berpengaruh terhadap perkembangan virus dalam tubuh pasien.

“Misalnya penyakit gula, kalau gula kita tinggi dalam tubuh virus akan cepat berkembang. Maka kita harus rutin periksa darah supaya tahu dan bisa dikontrol agar normal,” jelas dr Arnold Tiniap.

Baca Juga: Kampung Abar Penghasil Gerabah Dari Sentani

Kasus Covid-19 Di Wilayah Papua Barat

Warga Papua Barat Periksa Kesehatan Rutin Untuk Mencegah Covid-19
Beritapapua.id – Warga Papua Barat Periksa Kesehatan Rutin Untuk Mencegah Covid-19 – Suara Papua

Secara akumulatif jumlah warga yang terpapar Covid-19 Papua Barat saat ini tercatat sebanyak 4.672 orang. Dari jumlah tersebut, 4.116 berhasil sembuh dan 72 orang meninggal dunia. Arnold mengakui bahwa pihaknya bersyukur sebab angka kematian pada kasus Covid-19 di Papua Barat cukup rendah. Jika dibandingkan daerah lain di Indonesia.

“Masih ada 484 yang dirawat. Angka kematian pada kasus Covid-19 di Papua Barat 1,5 persen dan angka kesembuhan 88,1 persen. Mudah-mudahan ini sebagai salah bukti bahwa daya tahan tubuh masyarakat di sini masih cukup bagus terhadap serangan virus corona,” ujar dr Arnold Tiniap.

Selanjutnya, Ia juga berharap agar Dinas Kesehatan di seluruh daerah kembali menggencarkan gerakan hidup sehat. Hal ini sebagai upaya untuk mengajak masyarakat agar bisa meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit.