Waspada, 10 Pasien Positif Covid-19 Varian Delta di Kabupaten Merauke
beritapapua.id - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita (kanan). (foto : jubi)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevil Muskita, mengungkapkan bahwa terdapat 10 sampel darah positif terpapar virus Covid-19 varian Delta di Kabupaten Merauke.

Hal ini ia ungkapkan berdasarkan hasil dari uji sampel darah yang dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, akhir bulan Juni lalu. Dari 13 sampel darah tersebut ada 10 sampel positif terpapar virus korona varian Delta.

“Saya sudah menerima laporan semalam dari provinsi kalau dari jumlah 13 sampel yang dikirim itu, 10 adalah varian baru yakni delta,” ujarnya.

Menurutnya dengan adanya hasil dari 10 orang positif Covid-19 varian Delta tersebut, maka lonjakan dalam dua bulan terakhir yang naik hingga 80 persen itu adalah akibat virus Corona varian Delta.

Nevil menjelaskan, bahwa sepuluh orang tersebut telah dokter nyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke. Kini, mereka sudah kembali beraktivitas seperti biasa.

“Jadi dengan peningkatan kasus yang terpapar virus Corona hingga mencapai 400-an lebih itu akibat penularan varian Delta yang sangat cepat menular,” ungkap Nevil.

“Itu dapat dibuktikan dalam setiap minggu, jumlah yang positif Covid-19 mencapai puluhan orang dan angkanya terus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa dari sampel tersebut bisa memberikan gambaran kalau varian Delta telah masuk di Merauke.

Cegah Covid-19 Dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

Untuk itu ia sangat berharap bagi masyarakat di Kabupaten Merauke agar bisa tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan tetap menerapkan 3M.

Selain itu masyarakat harus tetap menjaga kesehatan tubuh mereka dan tidak keluar rumah jika tidak ada urusan mendesak.

Baca Juga : Komisi IV DPR Papua Desak Segera Rampungkan Venue PON XX

“Kalau itu tak dilakukan, dipastikan penularan akan terus mengalami peningkatan karena penularan varian delta ini sangat cepat,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSUD Merauke, dr. Yenni Mahuze, mengatakan bahwa terdapat 89 orang tenaga medis juga positif Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebagian ada yang mendapatkan perawatan di rumah sakit karena memiliki gejala berat. Dan sebagian yang lainnya menjalani karantina di hotel maupun rumah masing-masing.

“Ya itu karena mereka melakukan kontak dengan pasien maupun dengan keluarganya,” ujar Yenni.