Wujud Wirsi Akuki Peduli Lingkungan dengan Tanam 1000 Mangrove
beritapapua.id -Wujud Wirsi Akuki Peduli Lingkungan dengan Tanam 1000 Mangrove - wikipedia

Kepala Lurah Manokwari Barat, Ahmad Ramajalesi ditemui, Sabtu (29/2/2020) mengatakan sangat bersyukur, dengan diadakannya penanaman Mangrove di wilayah Wirsi. Penanaman 1000 Mangrove yang diikuti 23 komunitas, perorangan, berjalan lancar. Mereka beramai-ramai datang untuk menanam.

“Kami mendukung penanaman ini. Tadi kami diminta backup pengangkutan sampah, ada 9 unit armada kita turunkan, kami sangat senang, meskipun undangannya via WA. Kita lihat sendiri jarang ada komunitas yang perduli terhadap lingkungan ini, sehingga kami sangat mendukung,” tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan, kedepan dengan adanya penanaman ini masyarakat Manokwari bisa sadar bahwa lingkungan sekitar perlu mendapat perhatian. “Melalui penanaman mangrove ini untuk mencegah banjir, harapan kami kedepan ada penanganan sampah dari pemerintah kabupaten yang baik untuk tidak membuang sampah yang berdampak pada lingkungan sekitar yang ada di Wirsi Arkuki ini,” harapnya.

Baca Juga: 10 Perusahaan yang Menyandang Status “Raja Minyak” di Dunia

Pelaksanaan Wirsi Akuki Peduli Lingkungan

Ketua Karang Taruna RW 6, Soleman Rumbarar mengatakan dengan kegiatan ini membuktikan bahwa Wirsi Arkuki tidak seperti yang dibayangkan  oleh masyarakat banyak. “Stigma yang dibangun masyarakat bahwa Wirsi Arkuki itu keras, jahat, nakal, tapi di sini kami mau buktikan bahwa kami juga bisa, dalam hal ini kami juga bisa mencintai lingkungan kami, membuat indah lingkungan kami,” ujar Soleman.

Ketua Panitia Penanaman, Toto Rizqi mengaku berterima kasih kepada semua pihak yang sudah berpartisipasi dalam melakukan penanaman 1000 Mangrove. “Semua ini murni dari mereka yang peduli dengan  lingkungan,“ kata Toto.

Untuk jenis mangrove yang ditanam ada sekitar 5-6 jenis mangrove. Bibit tersebut diambil dari Kampung Wamesa. “Sebelumnya kita melakukan kajian bersama teman-teman Unipa untuk tekstur tanahnya memang masih sama kaya di Wamesa, sehingga kita coba semua jenis itu kita tanam di sini, sehingga nanti kita lihat yang hidup yang mana, maka akan kita perkuat di sini kedepannya,” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk Wirsi sebenarnya mendadak. Rencanakan sebenarnya di Jalan Manado, tetapi sejak minggu lalu dirinya menghubungi Karang Taruna Wirsi, mereka sangat mensuport dengan menyiapkan tempat. “Mereka juga menyampaikan akan membuat pos pemantau untuk tanaman mangrove dan untuk masyarakat yang buang sampah di sini,” jelasnya.

Kedepan ia berharap makin banyak yang terinspirasi, lebih-lebih OPD yang mempunyai kapasitas dalam penanaman. “Inikan berbanding lurus dengan penganggaran,” tuturnya.